Penulis | Wayan Jengki Sunarta |
Edisi | 1 |
ISBN | 978-602-437-356-6 |
Penerbit | Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan |
Tahun Terbit | 2017 |
Katalog | Buku Cerita dan Komik |
Genre | Fiksi Ilmiah |
Kelompok Pembaca | Umum |
Selama ini, saya hanya tahu nama Sabang dari sebuah lagu nasional yang berjudul “Dari Sabang Sampai Merauke”. Lagu ciptaan R. Suharjo itu sering saya nyanyikan dengan semangat membara ketika masih duduk di bangku sekolah dasar. Namun, siapa menduga saya bisa menginjakkan kaki di tanah Sabang, batas paling barat wilayah NKRI. Sungguh merupakan suatu kebanggaan tersendiri bagi saya berkesempatan mengunjungi Tugu Kilometer Nol Indonesia. Kehadiran saya di Sabang, Aceh, berkaitan dengan program residensi Sastrawan Berkarya dari Pusat Pembinaan, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Selama di Sabang, saya berinteraksi dengan alam, budaya, serta kehidupan sosial masyarakat setempat. Buku ini berisi keping-keping kenangan selama saya berada di Sabang. Saya suguhkan dalam bentuk deskripsi laporan atau kisah perjalanan yang dilengkapi dengan foto foto pendukung. Dalam hal ini, saya menggunakan model penulisan buku harian. Mungkin, suatu saat kelak, keping keping kenangan ini akan saya olah kembali menjadi semacam novel perjalanan.