Penulis | Dino Umahuk |
Edisi | 1 |
ISBN | 978-602-437-366-5 |
Penerbit | Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan |
Tahun Terbit | 2017 |
Katalog | Buku Cerita dan Komik |
Genre | Fiksi Ilmiah |
Kelompok Pembaca | Umum |
Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang “Sebuah sajak yang menjadi adalah suatu dunia. Dunia yang dijadikan, diciptakan kembali oleh si penyair. Diciptakannya kembali, dibentukkannya dari benda (materi) dan rohani, keadaan (ideeel dan visueel) alam dan penghidupan sekelilingnya, dia juga mendapat bahan dari hasil-hasil kesenian lain yang berarti bagi dia, berhubungan jiwa dengan dia, dari pikiran-pikiran dan pendapat-pendapat orang lain, segala yang masuk dalam bayangannya (verbeelding), anasir-anasir atau unsur-unsur yang sudah ada dijadikannya, dihubungkannya satu sama lain, dikawinkannya menjadi suatu kesatuan yang penuh (indah serta mengharukan) dan baru, suatu dunia baru, dunia kepunyaan penyair itu sendiri”. Pernyataan kredo puisi Chairil Anwar yang sengaja saya kutip dengan panjang ini memperlihatkan bahwa betapa bagi Chairil penghayatan kehidupan yang intens (alam dan penghidupan sekeliling, hasil-hasil seni lain, dan pikiran-pikiran orang lain) merupakan unsur utama dari dunia tulis-menulis. Dan, memang intensitas penghayatan xii kehidupan dan kematangan berbahasalah yang kita alami setiap kali kita membaca karya Chairil.