Penulis | Jamal Rahman Iroth |
Edisi | 1 |
ISBN | 978-602-437-358-0 |
Penerbit | Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan |
Tahun Terbit | 2017 |
Katalog | Buku Cerita dan Komik |
Genre | Fiksi Ilmiah |
Kelompok Pembaca | Umum |
Saya ingin memulai catatan ini dengan penuh syukur yang tak terhingga. Saya yang lahir dan besar di Sulawesi Utara hingga usia 37 tahun ini akhirnya dapat tiba di wilayah terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dengan keriangan bercampur rasa penasaran yang mem buncah, akhirnya saya mengayunkan kedua kaki dari anak tangga terakhir pesawat baling-baling yang membawa saya mendarat mulus di Bandara Raden Sadjad, pada pukul 10.00, hari Kamis, 27 April 2017. Sebuah hari yang akan selalu tersimpan dalam ingatan saya. Pada kesan pertama, begitu melangkahkan kaki ke luar dari landasan, meskipun saya merasakan udara panas di Natuna, alamnya men janjikan kesejukan karena Gunung Ranai menyambut dengan wajah anggunnya. Saya datang bersama Ibu Eko Marini (Komar) dan Bang Kurniawan Junaedhi. Ibu Komar adalah staf Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Bang Kurniawan Junaedhi adalah salah satu kurator yang menyeleksi kami dari ribuan peserta Kegiatan Sastrawan Berkarya sampai terpilih enam orang untuk mengikuti kegiatan ini. Siang itu, kami dijemput di bandara oleh pihak Dinas Pariwisata Kabupaten Natuna. Lalu, kami diantar ke Kantor Bupati xii Natuna untuk bertemu dengan Pak Abdul Hamid sebagai Bupati Natuna saat ini.