Penulis | SYAIHK HASAN AYUB |
Edisi | 1 |
ISBN | 978- |
Penerbit | SYAIHK HASAN AYUB |
Tahun Terbit | 2010 |
Katalog | Jurnal, Penelitian dan Karya Tulis/ Ilmiah |
Genre | Ilmu Pengetahuan |
Kelompok Pembaca | Umum |
Tlletsnqlpengertian bahasa, yang dimaksud suci (thaharah) ialah suci dari kotoran-kotoran. Adapun yang dimalsud dengan bersih (nadhat'ah) ialah bersih dari kotoran. Berdasarkan hal ini, berarti kedua kalimat tersebut sinonim. Artinya, masing-masing punya makna yang hampirsama. Tetapisyariat lazim menggunakan kalimat Thaharah (suci) dan kalimat-kalimat pecahannya; seperti thahura, y ath-huru, thahir. Kalimat nadlafat (bersih) hanya sesekali saja digunakannya. Alasannya, karena dalam tradisi syariat kalimat thaharah (suci) itu dimaksudkan sebagai bersuci dari hadits kecil dengan cara berwudhu serta dari hadats besar dengan cara mandijinabat, danjuga dimaksudkan membersihkan diri dari kotoran serta najis-najis baik yang bisa diindera; seperti air kencing, madzi, darah haid, dan darah nifas, maupun yang tidak bisa diindera; seperti dosa dosa yang bersifat batin maupun dosa-dosa yang dilakukan oleh anggota anggotatubuh. Insya Allah dalam topik ini kami akan membicarakan semuanya ifu, karena target kami adalah memperlihatkan keindahan, kesempumaan, dan gi/n/u.giala/